ads

Slider[Style1]

Berita Utama Kodim 0308 Pariaman

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

LINK




KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
TNI-AL DEPHAN




TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA

Pariaman, Sitinjaunews-- Kawasan Pantai Muara Desa Manggung Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman ditanami Mangrove. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemko Pariaman bersama masyarakat guna menyelamatkan kawasan pesisir pantai dan ekosistem serta menjaga lingkungan. Penanaman perdana tanaman Mangrove (Bakau) sebanyak 8.000 batang ini dilakukan Walikota Pariaman diwakili Sekretaris Daerah Kota Pariaman Ir. Armen, MM, dalam kegiatan Bersih Pantai dan Laut, Senin (18/7/2011) di Pantai Muara Manggung (belakang SMK Negeri 3) Kota Pariaman.

Penanaman perdana dilakukan Ketua DPRD Kota Pariaman Ibnu Hajar, SH, Dandim 0308 Tatan Harianto, Kapolres Kota Pariaman yang diwakili Kabag Admin Dulhadi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Yandri Leza, dan Kepala SMK Negeri 3 Pariaman Adnal Yeka, A.Pi. Usai penanaman perdana ini, nantinya penanaman Mangrove akan ditindak lanjuti oleh masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di seluruh kawasan Muara Manggung, yang dikoordinir DKP dan Pertanian Kota Pariaman. Secara kawasan, Jajaran Kodim 0308 juga dilakukan oleh Koramil Pariaman dibawah pimpinan Joko, Koramil Kampung Dalam dibawah komando Nurmatias dan Koramil Sungai Limau dibawah komando Syamki dengan personilnya sebanyak 60 orang.

Walikota Pariaman, diwakili Ir. Armen mengungkapkan, hutan Mangrove (Bakau) merupakan ekosistem utama dalam mendukung kestabilan lingkungan di wilayah pesisir. Selain memberikan keuntungan bagi manusia, tanaman Bakau ini juga memberikan manfaat terhadap kestabilan lingkungan. Karena secara biologis hutan Bakau memilik beberapai fungsi, di antaranya penghasil bahan pelapuk yang menjadi sumber makanan utama bagi hewan detritus, yang pada perkembangannya akan menjadi makanan pula bagi hewan-hewan besar.

“Selain itu Mangrove juga dapat berfungsi sebagai kawasan “pemijahan” atau asuhan bagi udang, kepiting, ikan dan sejenisnya, sebelum membesar dan kembali ke laut, sebagai perlindungan (sarang) dan berkembang biaknya jenis burung-burung, sebagai plasma nuftah dan sumber genetika bagi berbagai jenis hewan, serta merupakan habitat alami bagi berbagai jenis makhluk hidup, baik yang hidup di laut maupun hidup di darat,” terang Armen.

Dikatakannya, secara fisik hutan Bakau juga berguna untuk menjaga kestabilan garis pantai dari abrasi dan erosi serta mampu menahan tiupan angin laut yang kencang. Disamping itu, hutan Bakau ini juga bermanfaat bagi kawasan penyanggaa proses filterisasi air asin menjadi tawar. Dan yang tak kalah penting hutan bakau akan menjadi kawasan unik, yang memungkinkan dikembangkan menjadi kawasan wisata alami dan edukasi.

“Oleh karena itu kepada seluruh lapisan masyarakat, Ninik Mamak, kelompok Pokwasmas dan pelajar yang bertempat tinggal di lingkungan sepanjang pantai, agar dapat turut memberikan informasi kepada masyarakat luas akan pentingnya memelihara dan mengembangkan Mangrove ini. Karena dengan keterbatasan kemampuan daerah dalam dana dan tenaga, tentu sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak,” ucap Armen.

Sementara Itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kota Pariaman, Ir. Yanri Leza disela-sela kegiatan menambahkan bahwa jumlah bibit juga akan ditambah oleh Dinas Pertanian Kota Pariaman sebanyak 3.000 bibit. Walaupun pihaknya (DKP) selama tahun 2011 telah menghasilkan sendiri bibit mangrove yang disemai di lokasi SMK 3 Pariaman, dimana pada saat ini sudah tersedia lebih kurang 10.000 bibit. Penyemaian bibit mangrove tersebut telah dapat berjalan dengan baik dan sekarang sudah tersedia sekitar 10.000 bibit mangrove siap tanam. Penyemaian bibit ini merupakan hasil kerjasama dengan pihak ketiga yaitu melalui Universitas Bung Hatta yang dipimpin oleh Ir. Suriadi, M.Si.

“Tanaman Mangrove ini dapat tumbuh besar dan buahnya pun bisa dikonsumsi dalam bentuk Jus. Menurut penelitian para ahli kesehatan, buah Mangrove ini bisa pula digunakan untuk mengobati penyakit letih, lelah, lesu dan lemah,” tukas Yandri. (002/hms)

Sumber :
http://www.sitinjaunews.com/kota-pariaman/25263-kawasan-pantai-muara-manggung-pariaman-ditanami-mangrove

About attayaya

Official Website Kodim 0308 Pariaman.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
admin

Top