ads

Slider[Style1]

Berita Utama Kodim 0308 Pariaman

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

LINK




KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
TNI-AL DEPHAN




TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA



Kabupaten Padang pariaman - Puluhan ibu-ibu di Kenagarian Padang Kandang Pulau Air Kec.Nan sabaris Kab. Padang Pariaman.  Sumatera Barat (Sumbar) proses pembagian sembako secara bergiliran perkorong pemerintah nagari di daerah itu, karena mereka menilai pembagian sembako bantuan Dampak Covid-19, sudah tepat sasaran.

Pantauan Covesia.com di lapangan, pada selasa (21/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. satu persatu ibu-ibu secara bergantian di halaman kantor wali nagari Padang Kandang Pulau Air sudah mengambil sembako,  Ada ibu ibu yang menuntut dan mempertanyakan, kenapa mereka tidak mendapat bantuan beras dampak Covid-19. "Babinsa menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat bagi yang tidak tercantum namanya pada pembagian sembako hari ini. Namun pada pembagian berikutnya akan di bagi rata, Karna tidak cukup makanya di bagi secara bertahap" ujar Serda Erry.


Berdasarkan SK Bupati kabupaten Padang pariaman  Nomor: 500/602/E-sda/IV 2020. Pendustribusian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) terdampak covid-19, berdasarkan surat Menteri Sosial RI Nomor: 3 tahun 2020 tentang penggunaan (CBP) untuk penanganan covid-19 dan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak langsung akibat penyebaran covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan.

Disampaikan sebagai berikut:

1. CBP didistribusikan kepada pekerja informal yang terdampak langsung dengan kriteria, pelaku usaha mikro dan kecil (seperti pedagang lontong, pedagang sate, pedagang sayur, bakso, asongan, pedagang di sekitar sekolah) pekarja jasa pariwisata (pemandu boat wisata), supir angkutan umum dan supir ojek dengan ketentuan.

a. Paket yang akan diberikan beras 10 Kg, b. penerima paket adalah kepala keluarga yang terdampak langsung covid-19, c. Kuota untuk tiap-tiap kecamatan sebagaimana daftar terlampir, d. berdasarkan kuota kecamatan, camat bersama Wali nagari dan atau Bamus nagari menentukan kuota per nagari sesuai kondisi rell di lapangan.

2. Data pekerja non formal atau penerima CBP mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan Camat/Wali nagari sesuai surat Bupati Padang Pariaman no:100/008/GTC/IV/2020 tgl 4/4/2020.

3. Camat diminta mengatur teknis pendistribusian dari titik distribusi di kecamatan atau nagari kerumah masyarakat terdampak (penerima CBP) bersama Wali nagari atau Bamus nagari serta akan didampingi oleh TKSK atau falitator SLRT diwilayah masing-masing.

Secarah terpisah Wali Nagari Padang Kandang Pulau air, Bpk. Danil ketika dihubungi Covesia.com menyampaikan, dari total masyarakat yang mengantarkan Kartu Keluarga (KK) ke kantor wali nagari, semuanya diusulkan ke pemerintah kabupaten.

Namun, dari total keseluruhan yang kita usulkan sebanyak 156 tidak semuanya keluar dan memenuhi kriteria. Sebab, kuota masing-masing nagari telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, sesuai falidasi yang dilakukan pemkab.

"Total kuota yang ditetapkan untuk nagari Padang Kandang Pulau Air, hanya berjumlah 83 karuang. Artinya, satu KK mendapatkan satu karung," ucapnya.

Kemudian kata Danil, bagi masyarakat yang tidak menerima bantuan sembako dampak Covid-19 kali ini,
Ia akan mengupayakan alternatif yang lain. Sebab, dari total masyarakat yang menerima hari ini di akui memang belum keseluruhannya yang dapat bantuan.

"Bagi yang belum dapat, nanti akan kita usulkan kembali, ini kan penanganan darurat. Karena, nanti akan ada lagi sumber bantuan lain. Baik dari Pemkab Padang Pariaman, maupun dari pusat. Dan kita dari nagari juga akan berupaya menganggarkannya untuk penanganan Covid-19 ini. Jadi, bagi masyarakat kita harapkan bersabar dulu," tutupnya.

About Website Kodim Pariaman 0308

Official Website Kodim 0308 Pariaman.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
admin

Top