ads

Slider[Style1]

Berita Utama Kodim 0308 Pariaman

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

LINK




KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
TNI-AL DEPHAN




TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA


LUBUK ALUNG - TNI Angkatan Darat ternyata punya banyak fungsi. Selain untuk menjaga kedaulatan RI, anggota TNI juga bertugas menjadi penyuluh KB dan mencari akseptor KB. Bahkan tahun 2020 ini, mereka diberikan target harus mencari minimal 4 akseptor KB pria.

Hal ini diungkapkan Danramil 05/Lubuk Alung Kodim 0308/Pariaman,Kapten Arm Azral kepada para Babinsa seusai Sosialisasi Akses dan Pembinaan Kesertaan KB di daerah binaan Koramil 05/Lubuk Alung dan Sasaran Khusus (KB Pria). Rabu 29 Juli 2020.

“Ini sudah perintah atasan, sebelumnya Panglima kita memang sudah ada MOU dengan BKKBN untuk membantu Program KB. Sebagai Koramil yang punya perpanjangan tangan Babinsa kita membantu bidan untuk mendapatkan akseptor KB,”

Komandan Rayon Militer (Danramil) 05/Lubuk Alung tersebut menyebutkan jika mereka diharuskan mencari minimal kouta 4 orang target KB Pria vasektomi tahun ini. Ia pun meyakinkan jika bantuan yang mereka berikan terhadap program KB itu tidak akan mengganggu aktivitas dan kewajiban utamanya.

“Kan bisa kita lakukan pas di luar jam dinas, pas ngopi di warkop atau kunjungan ke desa-desa. Babinsa kita yang bergerak, tahun-tahun dulu bisa sampai belasan hingga puluhan orang. Pokoknya di atas target kouta,”

Menurutnya, jika Bintara Pembina Desa (Babinsa) berhasil menjaring akseptor KB pria, maka akseptor tersebut akan mendapatkan fasiltas dan berada dalam tanggung jawab Babinsa. Bahkan jika akseptor berada di lokasi yang jauh mereka akan mendapatkan pengawalan.

“Kita kawal, kesehatannya kita awasi. Jika terjadi complain atau kesalahan itu tanggung jawab kita. Intinya kita jaga sampai mereka benar-benar sembuh,”





Dengan adanya Perintah dari komando atas Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung. Kodim 0308/Pariaman, Sertu Joni Iswandi langsung bergerak mencari aseptor MOP dengan cara Komsos di warung kopi Korong Batang Tapakis, Nagari Sintuk. Kecamatan Sintoga.


Meski begitu Sertu Joni Iswandi mengakui, saat ini sudah tidak mudah lagi mencari akseptor KB pria, khususnya di kota. Untuk itu, mereka akan merubah strategi dengan mencarinya ke wilayah binaan yang terpencil

“Cuman kendala kita di akses transportasi, kemarin saja pas kita ingin fasilitas KB ke wilayah binaan kita di hadang badai dan hujan lebat. Itu yang jadi hambatan kita, sehingga hasil kita kurang maksimal,” ujarnya.


“Banyak hambatan yang harus dihadapi. Apalagi melakukan program KB daerah terpencil. Akses yang sulit, waktu, dan mobilitas kurang memadai menjadi factor penyebab,”

“Apalagi masyarakat yang tinggal di daerah pelosok masih menganut pemikiran bahwa KB hanya diperuntukkan untuk wanita. Aspek sosial budaya masyarakat menjadi faktor rendahnya kesadaran pria untuk berperan mensukseskan program KB,” bebernya

About Website Kodim Pariaman 0308

Official Website Kodim 0308 Pariaman.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
admin

Top