ads

Slider[Style1]

Berita Utama Kodim 0308 Pariaman

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

LINK




KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
TNI-AL DEPHAN




TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA


PARIAMAN - Dalam waktu dekat umat islam akan merayakan hari raya idul adha yang dibarengi anjuran memotong hewan qurban. Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengatakan, "Ada beberapa aturan terkait proses qurban di tengah pandemi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nomor : 0009/SE/PK.320/F/06/2020.
Dijelaskan Gin Gin, pelaksanaan qurban di tengah pendemi masih tetap diperbolehkan. Hanya saja ada beberapa aturan yang harus diterapkan mulai dari persiapan hingga penyebaran daging kurban".

Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberitahukan ke penjual hewan qurban Bapak Rino yang ada di Korong Subarang Nagari Kurai Taji Timur sedang melakukan pengecekan terhadap ternaknya yang akan dijual sebagai hewan qurban beberapa waktu lalu. Memastikan hewan qurban sapi maupun domba bebas dari penyakit berbahaya. Selasa 21 Juli 2020.





Bahkan, di lokasi penjualan hewan qurban pun akan ada pengaturan jarak. Selain setiap pembeli dan penjual harus berjarak, antara hewan qurban yang dijual pun harus memiliki jarak.
"Mulai dari penerapan jaga jarak diatur, kemudian penerapan personal hygiene jadi penggunaan alat pelindung diri apakah itu penjual atau pembeli, sampai pembatasan jarak hewan qurban pun diatur dan juga lokasi tempat hewan kurban itu dijual diatur sampai ke mekanisme penyembelihan itu diatur sampai ke masalah pemeriksaan kesehatan dan hasil qurban itu diatur pada dasarnya menerapkan protokol kesehatan.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas menghimbau para penjual hewan qurban, kata Gin Gin, memiliki kewajiban menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan. Tak hanya itu, tempat cuci tangan pun harus disediakan untuk pembeli. Dan pembeli wajib menggunakan masker saat datang ke tempat penjualan hewan kurban serta jangan lupa cuci tangan.


"Intinya penerapan protokol kesehatan itu berlaku mulai dari tempat, penjual, pembeli, sampai ke hewannya," tegasnya.

Penjualan hewan qurban diharapkan tidak dilakukan di pinggir jalan protokol. Aparat kewilayahan diharapkan bisa menyediakan lahan khusus untuk para penjual hewan qurban. Nantinya di lahan tersebut diberi jarak antara satu pedagang dengan pedagang lainnya.

About Website Kodim Pariaman 0308

Official Website Kodim 0308 Pariaman.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
admin

Top