ads

Slider[Style1]

Berita Utama Kodim 0308 Pariaman

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

LINK




KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
TNI-AL DEPHAN




TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA


SUNGAI GERINGGING - Kondisi wilayah Koramil 08/Sei Geringging yang berada di ketinggian rawan tanah longsor dan badan jalan yang amblas. Seperti badan jalan yang amblas di Luhung Nagari Kuranji Hulu Kecamatan Sei Geringging Kabupaten Padang Pariaman mengalami kerusakan di badan jalan yang belum diaspal walaupun sudah diperbaiki oleh Nagari setempat.

 Hari ini Babinsa Koramil 08/Sgr Kodim 0308/Pariaman Serda M fikri Mulhak turun kelapangan bersama Wali Nagari Kuranji Hulu dan Bhabinkamtibmas Kuranji Hulu beserta Staf Wali Nagari  untuk mengecek perkembangan  perbaikan jalan yang terputus amblasnya bahu jalan di Luhuang, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, kamis (12/11/2020).


 Jalan Provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Padang Pariaman dengan Agam, Sumatera Barat terancam putus sekarang sedang proses perbaikkan karena amblasnya bahu jalan di Luhuang, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman akibat tingginya debit air yang menghantam lokasi itu ketika hujan lebat.

Setidaknya air hujan terkumpul sepanjang tiga kilometer sehingga apabila terjadi hujan lebat selokan tidak mampu menampung tingginya debit air dan jalan tersebut terlihat seperti sungai.

Di lokasi jalan amblas pun air tergenang sekitar 50 centimeter sehingga berakibat pada struktur tanah dan beton penahan jalan tidak mampu menahan tingginya debit air yang menghantamnya.

 Babinsa menghimbau pengendara atau masyarakat untuk berhati hati walau jalan sudah bisa di lewati

Sementara itu tokoh masyarakat setempat Rinaldi Riyan meminta perhatian pemerintah karena permasalahan tingginya debit air di jalan di daerah tersebut ketika hujan dapat membahayakan pengendara.

Hal tersebut karena ketika hujan turun, jalan di daerah itu terlihat seperti sungai sehingga tidak jarang kendaraan yang melintasinya mogok dan bahkan pengendaranya jatuh karena tidak bisa menahan kuatnya arus air.

"Memang ada rencana pemerintah untuk membagi aliran air di jalan sehingga debitnya tidak sebesar sekarang dan memperbaiki lokasi yang amblas karena saat itu sudah memprihatinkan namun mungkin karena COVID-19 rencana itu ditunda," katanya.


Saya selaku Babinsa berharap sepenuhnya kepada pemerintah provinsi untuk melanjutkan perbaikkan jalan sampai di aspal kembali menangani amblasnya jalan tersebut sebab jalan itu merupakan akses utama warga baik untuk perekonomian di antaranya perdagangan dan membawa hasil pertanian, maupun menuju pusat pemerintahan dan pusat layanan kesehatan.

Meskipun terdapat jalan alternatif namun jarak yang ditempuh semakin jauh serta kondisi jalannya tidak representatif seperti akses jalan seperti yang sekarang katanya mengakhiri.

About Website Kodim Pariaman 0308

Official Website Kodim 0308 Pariaman.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
admin

Top